Pembelajaran Masa PPKM di SMPN 1 Bebandem Dengan Metode KODARING dan KURUS (Tahun 2022)
Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan peningkatan motivasi belajar belajar dan karakter siswa pramuka kelas VIIIA pada masa pandemi covid-19 di Gudep 04.003.04.004 Pangkalan SMP Negeri 1 Bebandem tahun pelajaran 2020/2021 melalui pembelajaran kelompok KURUS. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIIA yang berjumlah 32 orang dengan jumlah peserta didik putra 18 orang dan jumlah peserta didik putri 14 orang. Paparan ini merupakan hasil penerapan best praktice sebagai seorang pendidik bahasa Inggris. Kegiatan best practice ini menggunakan penerapan pembelajaran kelompok KURUS untuk meningkatkan motivasi belajar dan karakter siswa pramuka yang mengalami penurunan karena kejenuhan dari pembelajaran daring yang berkepanjangan. Kegiatan kelompok KURUS yang telah dilaksanakan ternyata mampu meningkatkan motivasi belajar dan karakter siswa yang terlihat dari tanggapan peserta didik yang mengharapkan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan. Demikian pula seiring meningakatnya motivasi belajar siswa telah mampu mempertahankan bahkan meningkatkan hasil belajar terutama nilai sikap siswa meskipun masih dalam situasi pandemi. Berdasarkan hasil tersebut pendidik merumuskan saran (1) Pembina dan siswa pramuka diharapkan dapat memanfaatkan pembelajaran kelompok KURUS untuk meningkatkan motivasi belajar dan karakter siswa, (2) Pembina lain dapat menerapkan pembelajaran kelompok KURUS ini, dengan mencermati kelemahan dan kekurangan hasil penerapan pembelajaran ini, (3) Sekolah dapat menjadikan bahan pertimbangan sebagai salah satu model pemebelajaran karakter yang bisa dikembangkan untuk memecahkan masalah motivasi belajar karakter siswa.
Pembelajaran Kelompok KURUS
Pola pembelajaran yang berubah dari tatap muka menjadi BDR berdasarkan simulasi dapat menyebabkan learning loss peserta didik lebih besar daripada penurunan kemampuan peserta didik akibat libur sekolah (Beatty dkk, 2020). Selain itu, kesenjangan capaian belajar yang disebabkan oleh perbedaan akses dan kualitas selama PJJ dapat mengakibatkan kesenjangan capaian belajar, terutama untuk peserta didik dari sosio-ekonomi menengah bawah. Pada masa pandemi COVID-19 ini peserta didik menunjukkan sedikit ataupun tidak ada kemajuan saat BDR dimana learning loss paling menonjol berada pada peserta didik yang kondisinya kurang beruntung (Engzell, Frey dan Verhagen, 2021).
Rekomendasi Strategi Pembelajaran Jarak Jauh berdasarkan panduan pembelajaran tahun pelajaran 2021/2022 dibagi menjadi 4 yaitu:
- Teknologi pembelajaran:Penggunaan teknologi sistematis dan kompleks dalam mengelola pembelajaran yang sering kali membutuhkan perangkat dan sumber daya tertentu.
- Teknologi interaktif: Penggunaan teknologi untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh terutama dalam mengembangkan interaksi guru dan peserta didik.
- Teknologi komunikasi satu arah (radio & televisi): Penggunaan teknologi yang cenderung satu arah sebagai media belajar bagi peserta didik.
- Guru kunjung: Penggunaan teknologi yang paling lemah di mana guru mengunjungi rumah atau lokasi di tempat tinggal peserta didik untuk memandu pembelajaran.
Gambar Rekomendasi Strategi PJJ
Berdasarkan rekomendasi diatas maka pembelajaran dengan kelompok KURUS merupakan salah satu cara legal untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Pada intinya kelompok KURUS ini merupakan proses pembelajaran dan pembinaan karakter yang dilaksanakan oleh pendidik dan peserta didik dimana pendidik akan hadir berkunjung ke tempat peserta didik yang sudah berkelompok dan siap untuk menerima pembelajaran dan pendidikan karakter. Penerapan pembelajaran kelompok KURUS ini dilaksankan pada siswa pramuka kelas VIIIA gudep 04.003.04.004 pangkalan SMP Negeri 1 Bebandem. Siswa pramuka kelas VIIIA yang berjumlah 32 orang ini dibagi menjadi 5 kelompok kunjungan. Adapun kelompok kunjungan ini diperoleh berdasarkan kesepakatan kelas dengan didasarkan pertimbangan jarak rumah anggota yang saling berdekatan. Sehingga jumlah dimasing-masing kelompok bervariasi dari empat orang samapai 8 orang.. Berikut adalah data siswa pramuka di kelas VIIIA tahun Pelajaran 2020/2021.
Tahapan dan Proses Pembelajaran Kelompok KURUS
Untuk membangkitkan motivasi belajar dan pendidikan karakter serta pemerataan pelayanan bagi para siswa pramuka maka pembina memerlukan penerapan pembelajaran yang lebih menyentuh akar permasalahan yang dihadapi peserta didik. Secara sederhana, kelompok KURUS ini merupakan proses belajar yang dilaksanakan dengan kesepakatan awal bahwa seorang pembina akan mengunjungi siswa pramuka yang sudah berkelompok dan menunggu disuatu tempat. Tentu saja jumlah kelompok ini sangat terbatas dan sesuai dengan aturan jumlah yang diizinkan oleh satgas covid-19 setempat.
Adapun pembelajaran kelompok KURUS dapat dilaksanakan melalui tahapan awal kegiatan yang sudah dirancang dan direncanakan melalui berbagai pertimbangan. Adapun proses awal atau persiapan kegiatan kelompok KURUS ini adalah sebagai berikut:
- Sosialisasi kepada orang tua dan pramuka penggalang
- Melaksanakan pemetaan terhadap kondisi siswa pramuka
- Meminta izin persetuajuan orang tua
- Melaksanakan kesepakatan kelompok
- Menyiapakan sarana dan prasarana terkait protokol Membuat peraturan dan tata tertib terkait prokes ketika melaksanakan pembelajaran kelompok KURUS
- Pembina selalu menyiapkan masker cadangan bagi siswa
- Pembina selalu menyiapkan handsanitiser bagi siswa
- Pembina selalu membawa dan menggunakan alat pengukur suhu tubuh ketika pembelajaran kelompok KURUS
- Pembina memastikan bahwa tempat pertemuan pembelajaran kelompok KURUS memiliki sarana cuci tangan.
- Pembina memastikan bahwa tempat berkegiatan KURUS ini cukup luas dan di ruang terbuka.
- Memberikan tutorial proses pembelajaran kelompok KURUS kepada siswa sehingga mereka paham alur dan tata cara kegitan yang akan dilaksanakan dengan protokol ketat dan memperhatikan perkembangan situasi dan kondisi di masyarakat.
- Selalu menjalin komunikasi yang baik dan berkelanjtan dengan kepala lingkungan dan satgas covid untuk memastikan perkembangan terkini dilingkungan pelaksanaan kegitan KBK.
- Membuka layanan pengaduan bagi siswa terkait kendala dan kesulitan untuk mengikuti kegiatan kelompok KURUS.
- Berkordinasi dengan kepala satuan dan bidang kurikulum untuk permakluman jadwal pembelajarn kelompok KURUS.
- Mempersiapkan segala jenis administrasi pembelajaran dan materi pembelajaran bagi siswa dalam kegiatan kelompok KURUS.
- Melaksanakan persiapan materi pembinaan karakter dan prestasi secara khusus bagi peserta didik yang mengalami masalah dalam pembelajaran dan pembinaan pramuka.
Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Kelompok KURUS
Dalam penerapan pembelajaran KURUS ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan yang didapat harus dimaanfaatkan sebaik mungkin dan beruapya sebaik mungkin pula untuk menutupi kelemahan yang muncul.
Kelebihan yang didapatkan dari penerapan pembelajaran kelompok KURUS ini adalah mampu memberikan jawaban terhadap peningkatan motivasi belajar dan pendidikan karakter siswa, selanjutnya pemerataan pelayanan pembelajaran bagi seluruh siswa yang ada dilingkungan sekolah khususnya pada siswa.
Sedangkan dari segi kelemahannya ialah bisa menimbulkan cluster baru untuk penyebaran covid-19 karena melaksanakan tatap muka secara berkelompok. Namun hal ini akan dapat diminimalisir bahkan ditiadakan apabila seluruh prosedur standar yang ditetapkan dalam kelompok KURUS ini betul-betul dilaksanakan secara maksimal oleh semua pihak terkait. Kelemahan berikutnya adalah keterbatasan waktu kunjungan, hal ini terjadi karena tidak mungkin melakukan kunjungan hanya ke satu tempat dalam satu kali jadwal pembelajaran.
Keberadaan dunia pendidikan dimasa pandemi sekarang ini akhirnya membawa beberapa kesadaran baru tentang pentingnya sinergi dan penghargaan terhadap insan pendidikan termasuk pembina pramuka. Adanya batas kemampuan teknologi untuk membantu anak di usia muda untuk belajar. Teknologi tak bisa menggantikan seorang pembina atau guru. Anak-anak butuh interaksi fisik untuk membantu hubungan yang berdasarkan kepercayaan, empati, emosional dengan pembina atau gurunya.
PENUTUP
Simpulan
Berdasarkan hasil pelaksanaan penerapan pembelajaran kelompok KURUS ini dapat disimpulkan sebagai berikut:
- Penerapan pembelajaran kelompok KURUS dalam pembinaan kepramukaan dapat meningkatkan motivasi belajar dan karakter siswa kelas VIIIA pada masa pandemi covid-19 di gudep 04.003.04.004 pangkalan SMP Negeri 1 Bebandem. Simpulan ini didukung oleh bukti nyata dilapangan bahwa hampir semua siswa mengaku senang dan menginginkan kegiatan pembelajaran ini bisa terus dilanjutkan. Selanjutnya, dilihat dari hasil belajar aspek nilai sikap siswa dikelas VIIIA secara umum mengalami peningkatan dengan motivasi belajar yang tinggi.
Saran-Saran
Berdasarkan simpulan di atas dapatlah diajukan beberapa saran untuk meningkatkan motivasi belajar dan karakter siswa. Adapun saran-saran yang akan diajukan sebagai berikut:
- Bagi anggota pramuka, diharapkan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran kelompok KURUS ini dengan baik untuk meningkatkan motivasi belajar dan karakter, khususnya pada pembinaan kepramukaan.
- Bagi pembina yang ingin menerapkan kegiatan kelompok KURUS disarankan untuk mencermati kelemahan-kelemahan ataupun kekurangan-kekurangan yang ditemukan pada kegiatan ini sehingga pada penerapan berikutnya memberikan hasil yang lebih optimal dan bardaya guna.
- Bagi sekolah hasil kegiatan ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengembangan kegiatan kepramukaan dan juga diharapkan dapat dikembangkan dalam pembelajaran kesiswaan
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- Bapak Wabup Pandu Beri Apresiasi SMPN 1 Bebandem Sulap Sampah Plastik Jadi Gaun
- PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMPN 1 BEBANDEM
- Pembelajaran Drama Sebagai Media Menanamkan Karakter Siswa
- PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMPN 1 BEBANDEM
- Aturan dan Kebijakan (Tahun 2023)
Kembali ke Atas



