Pameran Wayang

Pameran Wayang di SPENSABA
Pengembangan bakat sangat penting terutama untuk siswa. Ini selaras dengan program yang di lakukan di SMPN 1 Bebandem, yaitu mengadakan kegiatan akhir semester berupa pameran wayang dan pentas seni yang diikuti oleh seluruh siswa SMPN 1 Bebandem yang dilaksanakan setelah ulangan akhir semester ganjil diadakan. Pelaksanaan pameran wayang dan pentas seni berlangsung dari tanggal 13 - 15Desember 2022
Diadakannya pameran wayang dan pentas seni ini, bertujuan untuk mengasah kreativitas siswa dan kekompakan siswa dalam berpartisipasi mengikuti acara ini, juga sebagai pelengkap sebelum penerimaan rapot. Acara ini terencana oleh OSIS MPK SMPN 1 Bebandem juga didukung oleh seluruh Dewan Guru. Antusias siswa sudah dimulai dari bulan November.
Pentas seni ini bertemakan karya seni yang bisa ditampilkan sesuai dengan keinginan siswa. Karena bertemakan seni dan kreativitas sendiri, seluruh siswi berlomba-lomba membuat pentas seni yang paling menarik. Pentas Seni diwakilkan dari masing-masing kelas dan dilakukan secara bertahap, yaitu dari hari pertama yaitu tanggal 13 pementasan seni kelas 7 Sampai di hari terakhir tanggal 15 pementasan kelas 9. Pentas seni ini bukan hanya pementasan biasa namun, akan diberikan penghargaan untuk kreativitas siswa yang paling bagus. Kreteria penilaian dilihat dari tema yang dipilih, kekompakan, dan keunikannya.
Tidak kalah menarik, siswa juga berantusias membuat wayang. Sebanyak 780 wayang dipamerkan di SMPN 1 Bebandem, yang diambil dari kreativitas siswa. Semua hasil karya wayang itu berasal dari siswa kelas VII sebanyak 271 wayang, kelas VIII sebanyak 238 wayang dan kelas IX sebanyak 271 wayang. Seni melukis/menggambar sangat penting dalam pembuatan wayang, maka dari itu siswa diharuskan memiliki kreativitas yang menarik dan mengandung unsur seni. Wayang yang dipamerkan dibuat oleh seluruh siswa siswi SMPN 1 Bebandem lengkap dengan deskripsi tokoh, wayang yang dibuat juga sangat beragam seperti tokoh pewayangan jawa, tokoh pewayangan bali, dan tokoh kartun. Sebagian besar siswa membuat wayang penokohan jawa yang unik dengan ciri khas hidung mancung dan leher yang panjang. Selain wayang penokohan jawa, ada pula yang membuat wayang penokohan bali seperti wayang Arjuna, Delem, dan Tualen. Siswa-siswa membuat wayang dengan menggunakan bahan karton, mereka membuat wayang dengan cara mencari referensi di Google, Youtube, atau media lainnya. Pengumpulan wayang dilakukan H-1, yang dikumpulkan oleh perangkat di masing-masing kelas. Setelah itu, wayang akan dipajang di tempat yang sudah disediakan. Tempat pameran juga terpisah antar kelas. bukan hanya untuk dipajang saja, wayang-wayang ini juga akan dinilai dan diseleksi untuk mendapatkan penghargaan paling bagus. segi penilaian dilihat dari bentuk seni wayang yang dibuat, kecocokan warna, dan deskripsi wayang.
Dari acara kegiatan tersebut, sesuai dengan janji dari ibu kepsek akan diberikannya penghargaan serta hadiah untuk kreativitas paling bagus, maka penghargaan akan diberikan pada saat pembagian rapot pada tanggal 17 Desember 2022.
Dea Karisma
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
Kembali ke Atas



